Berita Terkini

KPU Temanggung Gelar Bimtek Pengelolaan dan Pertanggungjawaban Penggunaan Dana Tahapan Pemilu Tahun 2024

Temanggung- Dalam rangka menyamakan pemahaman serta persepsi terhadap regulasi dan bentuk pengelolaan serta pertanggungjawaban dana tahapan Pemilu Tahun 2024, KPU Kabupaten Temanggung menggelar Bimbingan Teknis Pengelolaan dan Pertanggungjawaban Penggunaan Dana Tahapan Pemilu Tahun 2024 untuk Badan Adhoc, Selasa (21/3), bertempat di Kampung Sawah. "Untuk dapat mempertanggungjawabkan setiap rupiah yang dikeluarkan dari APBN, maka penting diselenggarakan Bimbingan Teknis ini agar pengelolaan serta pertanggungjawaban dana tahapan Pemilu Tahun 2024 dapat dilakukan sebaik-baiknya," ungkap Mukhamad Yusuf Hasyim, Ketua KPU Kabupaten Temanggung saat membuka acara tersebut. Dengan adanya bimbingan teknis ini kepada Ketua dan Sekretariat Panitia Pemilihan Kecamatan, diharapkan penggunaan dana tahapan Pemilu Tahun 2024 yang disampaikan ke badan adhoc bisa terlaksana dengan efektif dan efisien. "Yang didukung juga dengan tertibnya administrasi dan tertibnya pelaporan anggaran," lanjut Kepala Sub Bagian Keuangan, Umum dan Logistik, Muh Lasin. Dengan demikian, diharapkan badan adhoc dapat tertib dalam administrasi dan akuntabel dalam penyaluran dan pertanggungjawaban penggunaan dana tahapan Pemilu. Muh Lasin juga menegaskan kepada peserta Bimtek ini agar seluruh anggaran yang digunakan PPK maupun PPS dapat disertai dengan penyelesaian pertanggungjawabannya. "Karena apabila tidak dapat diselesaikan bentuk pertanggungjawabannya, maka harus dikembalikan ke kas negara," ungkap Muh Lasin. Dalam kesempatan Bimbingan Teknis ini hadir juga perwakilan dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Temanggung yang turut menjelaskan terkait dengan rekening dana operasional bagi PPK dan PPS. []

Satu Tahun Menuju Pemilu 2024: KPU Nonton Bareng Peluncuran Kirab Pemilu

Temanggung- KPU Kabupaten Temanggung bersama dengan perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Bawaslu Kabupaten Temanggung, serta pengurus partai politik peserta Pemilu 2024 tingkat kabupaten mengikuti kegiatan nonton bareng Peluncuran Kirab Pemilu Tahun 2024 melalui live streaming YouTube, Selasa (14/2), bertempat di aula kantor KPU Kabupaten Temanggung.  Kirab Pemilu ini dilakukan dalam rangka 1 tahun menuju hari pemungutan suara dan dimulai dari 7 titik di wilayah Indonesia, yaitu di Aceh, Kota Batam, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Kabupaten Kepulauan Morotai, Nusa Tenggara Timur dan Papua.  “Kirab Pemilu ini kita lakukan untuk menyegarkan semangat kita dalam rangka satu tahun menuju hari pemungutan suara Pemilu 2024, dengan tema yang kita angkat ialah Pemilu sebagai integrasi bangsa,” ungkap Ketua KPU, Hasyim Asy’ari saat memberi sambutan dalam peluncuran ini.  Pemilu merupakan area konflik yang sah dan legal dalam mendapatkan kekuasaan. Dengan desain keserentakan Pemilu 2024 ini, menurut Hasyim, dapat menjadi sebagai sarana integrasi bangsa. Dalam peluncuran kirab Pemilu ini, Hasyim juga memimpin pembacaan Ikrar Pemilu 2024 dan diikuti seluruh peserta perwakilan partai. Salah satu isi ikrar tersebut ialah penyelenggara Pemilu dan seluruh pemangku kepentingan Pemilu berkomitmen untuk mewujudkan Pemilu Tahun 2024 sebagai sarana integritas bangsa serta melaksanakan Pemilu Tahun 2024 secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil.  KPU Kabupaten Temanggung, melalui Ketua KPU Kabupaten Temanggung, Mukhamad Yusuf Hasyim, menyatakan siap untuk menyelenggarakan Pemilu Tahun 2024 sesuai dengan asas dan prinsip Pemilu.  “Kami sudah mulai menyelenggarakan tahapan mulai tahun 2022 kemarin, saat ini kami sudah melewati dan sedang melakukan beberapa tahapan Pemilu. Kami yakin, dapat melaksanakan seluruh tahapan dengan baik dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan,” ungkap Yusuf. []

Pantarlih Kunjungi Rumah Warga di Hari Pertama Coklit

Temanggung- Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) untuk Pemilu Tahun 2024 se-Kabupaten Temanggung mulai melakukan tugasnya, yaitu pencocokan dan penelitian (Coklit) data Pemilih dengan mendatangi rumah warga secara langsung, Minggu (12/2). “Setelah tadi pagi dilantik PPS dan mengikuti apel kesiapan di kecamatan, Pantarlih dapat langsung bekerja dengan cara mengunjungi rumah warga untuk melakukan pencocokan dan penelitian dapat Pemilih,” ungkap Anggota KPU Kabupaten Temanggung, Henry Sofyan Rois. Pada hari pertama ini, KPU Kabupaten Temanggung melakukan supervisi dan monitoring pelaksanaan coklit di kediaman Ketua Majelis Ulama (MUI) Kabupaten Temanggung, Yacub Mubarok di Kecamatan Parakan dan Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Temanggung, KH Asyari Muhadi di Kecamatan Ngadirejo. “Ya kami melakukan supervisi dan monitoring di hari pertama ini, kami ingin memastikan Pantarlih sebagai ujung tombak pemutakhiran data pemilih ini juga bekerja dengan baik dan sesuai dengan prosedur sehingga dapat menghasilkan pemilih yang valid,” tutur Henry. Sebagai informasi, Pantarlih akan melakukan Coklit ke rumah warga mulai tanggal 12 Februari s.d. 14 Maret 2023, serta memastikan warga yang telah memenuhi syarat sebagai Pemilih dapat terdaftar di Daftar Pemilih untuk Pemilu 2024. Warga perlu menyiapkan kartu identitas berupa Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) dan/atau Kartu Keluarga. []

Coklit Pemilu 2024 Siap Dilaksanakan, 2.517 Pantarlih Se-Kabupaten Temanggung Ikuti Apel Kesiapan

Temanggung- KPU Temanggung melalui Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) menggelar Apel Kesiapan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) dalam Pemilu 2024 secara serentak di 20 kecamatan, Minggu (12/2), bertempat di masing-masing kecamatan seluruh Kabupaten Temanggung. Apel Kesiapan Pantarlih yang diikuti 2.517 Pantarlih ini digelar sebagai tanda kesiapan penyelenggara Pemilu untuk memulai tahapan pencocokan dan penelitian (Coklit) data Pemilih untuk Pemilu 2024, yang akan dimulai sejak 12 Februari hingga 14 Maret 2023. Dalam sambutan Ketua KPU RI, Hasyim Asy’ari yang dibacakan saat apel kesiapan, ditegaskan Pantarlih harus bekerja dengan baik agar data pemilih yang dihasilkan valid. “Pantarlih harus terus berkoordinasi dengan tokoh masyarakat sebelum memulai dan selesai melakukan coklit dan wajib mengisi buku kerja untuk mencatat semua aktivitas yang telah dilakukan,” pesan Hasyim dalam sambutan tersebut. Selain itu, Hasyim juga menegaskan Pantarlih harus berkoordinasi dengan PPS, PPK serta KPU Kabupaten/Kota apabila terdapat permasalahan maupun kendala di lapangan. Sebelumnya, PPS telah merekrut Pantarlih berdasarkan jumlah TPS di masing-masing desa dan pada tanggal 12 Februari 2023, PPS melantik dan mengambil sumpah/janji Pantarlih sebelum melaksanakan coklit. []

Wujudkan Sinergitas Pemilu 2024, KPU Temanggung dan Polres Temanggung Tanda Tangani Perjanjian Kerja Sama

Temanggung- Untuk mewujudkan sinergitas dalam Pemilu dan Pemilihan Tahun 2024, KPU Kabupaten Temanggung dan Kepolisian Resor (Polres) Temanggung menandatangani Perjanjian Kerja Sama tentang Sinergitas Pelaksanaan Tugas dan Fungsi dalam Penyelenggaraan Pemilihan Umum dan Pemilihan Serentak Tahun 2024 di Wilayah Kabupaten Temanggung, bertempat di Hotel Patra, Semarang, Jumat (10/2). Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dilakukan Ketua KPU Kabupaten Temanggung, Mukhamad Yusuf Hasyim dengan Kepala Kepolisian Resor Temanggung, AKBP Agus Puryadi, dan diselenggarakan secara serentak antara KPU Provinsi Jawa Tengah dengan Polda Jateng, beserta 35 KPU Kabupaten/Kota dan Polres/Ta/Tabes se-Jawa Tengah. “Adapun kerjasama antara KPU Temanggung dengan Polres Temanggung antara lain pertukaran dan pemanfaatan data atau informasi, bantuan pengamanan, penegakan hukum, peningkatan kapasitas dan pemanfaatan Sumber Daya Manusia,” terang Ketua KPU Kabupaten Temanggung, Mukhamad Yusuf Hasyim seusai melaksanakan penandatanganan perjanjian kerjasama. Dalam perjanjian kerja sama ini, KPU Temanggung dapat meminta bantuan pengamanan kepada Polres Temanggung apabila terdapat ancaman maupun gangguan dalam penyelenggaraan tahapan Pemilu. Hadir juga dalam kegiatan ini, Gubernur Jawa Tengah, Pangdam IV/Diponegoro, Ketua Pengadilan Tinggi Semarang, Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, dan Bawaslu Provinsi Jawa Tengah. []

Belajar Sejarah Pemilu, Siswa Siswi SMP N 4 Temanggung Kunjungi Graha Pintar Pemilu

Temanggung- KPU Kabupaten Temanggung menerima kunjungan para siswa dan siswi SMP Negeri 4 Temanggung di Graha Pintar Pemilu, Selasa (4/2). Dalam kunjungan tersebut, para siswa dikenalkan sejarah penyelenggaraan Pemilu dan diajak untuk menjadi pemilih cerdas. “Para siswa-siswi disini saat ini dapat belajar bagaimana penyelenggaraan demokrasi di Indonesia. Dengan pengenalan demokrasi sejak bangku sekolah, diharapkan para siswa dapat menjadi pemilih yang cerdas saat nanti telah memiliki hak pilih,” ungkap Ketua KPU Kabupaten Temanggung, Mukhamad Yusuf Hasyim saat memberikan sambutan dalam kunjungan tersebut. Dalam kunjungan ini, para siswa diajak untuk menyaksikan film dokumenter tentang Sejarah Pemilu sejak tahun 1955 sampai dengan Pemilu yang diselenggarakan pasca Reformasi. “Setelah menyaksikan film sejarah Pemilu ini, diharapkan siswa-siswi dapat mengetahui dinamika dan sejarah penyelenggaraan Pemilu di Indonesia yang telah dilakukan 12 kali, dengan sistem Pemilu yang berbeda-beda,” tutur Anggota KPU Kabupaten Temanggung, Henry Sofyan Rois. Selain itu, para siswa diajak berkeliling dan melihat informasi-informasi kepemiluan di Graha Pintar Pemilu, seperti infografis sejarah Pemilu, sejarah Komisi Pemilihan Umum, denah tempat pemungutan suara, desain surat suara serta bendera dan atribut-atribut kampanye Partai Politik. Untuk mengetahui tata cara memilih saat Pemilu, para siswa diajak untuk memasuki ruang simulasi pemungutan suara. Para siswa mempraktekkan menggunakan hak pilihnya mulai dari mengisi daftar hadir, menerima surat suara, mencoblos surat suara di bilik suara, memasukkan surat suara yang telah dicoblos ke dalam kotak suara hingga mencelupkan jari ke dalam tinta sebagai tanda bukti telah menggunakan hak pilih. Dengan mengetahui bagaimana tata cara memilih, para siswa diharapkan dapat menyelenggarakan Pemilu yang paling sederhana di tingkat sekolah, yaitu Pemilihan Ketua OSIS. “Selain mendapat gambaran bagaimana Pemilu itu diselenggarakan, para siswa nanti diharapkan dapat menyelenggarakan pemilihan sendiri di sekolah, yaitu Pemilihan ketua OSIS sebagai bentuk praktik teori demokrasi dan pemilu yang telah kita pelajari,” kata Lutfi Arifin, salah satu Guru SMPN 4 Temanggung. []